SOSIALISASI PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) PROGRAM G TO G KE KOREA SELATAN

Rabu, 11 Juli 2018 09:25:42 - Oleh : Nakertrans KP
 

Dalam rangka memberikan pengertian kepada sekolah dan alumni nya serta lembaga pelatihan maupun Bursa Kerja tentang penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (khususnya program G to G ke Korea Selatan), maka BP3TKI (Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) Yogyakarta bekerja sama dengan SMKN 1 Temon menyelenggarakan Sosialisasi pada hari Selasa, 10 Juli 2018 bertempat di SMKN 1 Temon.

 

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala BP3TKI Yogyakarta (Bapak Suparjo, SH), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo (Bapak Eko Wisnu Wardhana, SE), Pejabat Fungsional Pengantar Kerja (Ibu Dra Ari Rusmiyati), Pimpinan LKP Bina Insani (Bapak Muh Rosid Sag). Sosialisasi diikuti oleh 50 peserta terdiri dari Kepala Sekolah, Guru dan Alumni SMKN 1 Temon, SMKN 1 Sanden dan SMKN 1 Tanjungsari.

Sosialisasi bertujuan untuk mencegah adanya Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural (Bekerja ke Luar Negeri tanpa melalui prosedur penempatan PMI yang telah diatur oleh Undang-undang dan ketentuan hukum lainnya). Karena ada resiko menjadi PMI Non Prosedural :

-          Potensi korban penipuan/trafficking (perdagangan orang)

-          Tidak ada jaminan asuransi

-          Tidak mendapat perlindungan secara maksimal dari pemerintah

-          Ditangkap, dipenjara dan dideportasi oleh aparat keamanan Negara setempat

Mengapa bisa menjadi PMI Non Prosedural :

·         Bekerja ke luar negeri melalui PPTKIS yang tidak terdaftar di Dinas Ketenagakerjaan

·         Bekerja ke kuar negeri tanpa dokumen kerja yang lengkap dan benar

·         Memalsukan dokumen dan memanipulasi data diri Calon PMI

·         Pindah atau melarikan diri ke tempat kerja yang lain tanpa melalui prosedur yang benar

·         Dokumen kerja dan visa kerja yang telah habis masa berlakunya, tapi PMI tersebut masih tetap bekerja di Negara Penempatan tanpa memperpanjang dokumennya (Overstay)

·         Penipuan, penjeratan hutang dan posisi rentan untuk bekerja di Luar Negeri

Bagaimana menjadi PMI yang aman :

Ø  Carilah informasi PPTKIS di Disnaker Kab/Kota, BP3TKI, LP3TKI, P4TKI dan di Website : jobsindo.bnp2tki.go.id

Ø  Ikuti penyuluhan oleh petugas PPTKIS bersama Disnaker Kab/Kota, BP3TKI, LP3TKI,P4TKI

Ø  Mendaftar di Disnaker Kab/Kota

Ø  Ikuti proses seleksi yang dilakukan oleh PPTKIS dan Disnaker Kab/Kota

Ø  Menandatangani perjanjian penempatan denganPPTKIS yang disahkan oleh Disnaker Kab/Kota

Ø  Mengikuti ketrampilan/pelatihan

Ø  Pastikan berdokumen lengkap

Ø  Pahami isi dan tandatangani perjanjian kerja yangb telah mendapat persetujuan dari KBRI/KJRI dan khusus Taiwan dari KDEI

Ø  Wajib mengikuti Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) dari BP3TKI, LP3TKI, P4TKI

Ø  Wajib memiliki E-KTKLN melalui sidik jari biometric yang pengurusannya di BP3TKI / LP3TKI / P4TKI secara Gratis

Ø  Setelah tiba di Negara penempatan, melapor ke KBRI/KJRI dan khusus Taiwan ke KDEI

Ø  Setelah kontrak kerja berakhir, kembali ke tanah air dan khusus bagi PMI bermasalah, melapor ke petugas BP3TKI, LP3TKI, P4TKI di bandara/Pelabuhan

Program Penempatan PMI G to G (Government to Government) ke Korea adalah salah satu bentuk kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan dibidang penempatan tenaga kerja. Sektor Pekerjaan adalah di Manufaktur dan Perikanan. Kelebihan Penempatan PMI Program G to G ke Korea Selatan :

1.       Adanya jaminan penempatan dan perlindungan (kontrak kerja jelas, asuransi keselamatan kerja, asuransi kesehatan, dan pensiun)

2.       Kontrak kerja selama 3 tahun dan dapat diperpanjang 1 tahun 10 bulan

3.       Gaji per bulan minimal 1.260.000 Won atau sekitar Rp. 13.000.000 (mengikuti kurs yang berlaku)

4.       Menambah wawasan, ilmu pengetahuan, budaya dan tekologi maupun jaringan persahabatan

Persyaratan Pra Pendaftaran :

1.       Usia minimal 18 tahun pada saat pendaftaran

2.       Pendidikan minimal SLTP atau sederajat, SMA diutamakan

3.       KTP yang masih berlaku

4.       Tidak pernah diseportasi/illegal stay di Korea Selatan

5.       Tidak punya catatan kriminal, tidak pernah dihukum atau dipenjara

6.       Tidak sedang dicekal keluar negeri

7.       Kondisi kesehatan optimal dan terbebas dari penyakit TBC, Hepatitis dan penyakit kelamin

Pengiriman lamaran dilakukan secara online melalui web http://g2g.bnp2tki.go.id  dengan mengisi form aplikasi lamaran dan upload scan dokumen :

1.       Paspor yang masih berlaku minimal 1 tahun

2.       Sertifikat kelulusan EPS-TOPIK

3.       Sertifikat Medical Check Up (FIT), sesuai form yang ditetapkan

4.       Surat Ijin Keluarga

5.       Buku Tabungan(nomor rekening)

6.       Setelah mengirim lamaran, Calon PMI menunggu hingga dipilih oleh pengguna di Korea

Keterangan : Ujian EPS-TOPIK (Employment Permit System – Test of Proficiency in Korea) adalah ujian Bahasa Korea (ujian tertulis dan mendengar) yang diselenggarakan oleh Human Resources Development of Korea (HRD Korea) bekerja sama dengan BNP2TKI. Sertifikat kelulusan EPS-TOPIK berlaku 2 tahun

Kontrak Kerja/Standart Labor Contract merupakan perjanjian tertulis antara Calon PMI dengan pengguna (user) yang diketahui oleh HRD Korea dan BNP2TKI. Kontrak Kerja akan ditandatangani oleh Calon PMI saat pelaksanaan Preliminary Education.

Preliminary Education merupakan pendidikan pra pemberangkatan untuk calon PMI yang telah memperoleh Kontrak Kerja yang dilaksanakan selama 45 jam (6 hari) di Gedung KITCC (Korea Indonesia Technical and Culture Cooperation) Ciracas Jakarta atau di BP3TKI yang ditunjuk. Pendidikan meliputi :

·         Bahasa Korea

·         Peraturan perundang-undangan di Negara Korea

·         Perjanjian Kerja (SLC)

·         Pengenalan Budaya dan adat istiadat Korea

·         Pembinaan sikap mental, kepribadian, kerohanian dan bela Negara

·         Bahaya Narkoba, HIV/AIDS

·         Perdagangan Orang ( Human Trafficking)

·         Kesehatan dan Keselamtan Kerja (K3)

·         Edukasi Keuangan

Komponen Biaya Penempatan PMI Program G to G ke Korea :

1.       Biaya ujian EPS-TOPIK

2.       Paspor : Banko Paspor, Biometrik (sidik jari dan pas foto)

3.       Pemeriksaan Kesehatan

4.       Pemeriksaan Psikologi

5.       Visa Kerja

6.       Asuransi Perlindungan PMI

7.       Tiket Jakarta – Seoul

8.       Aisport Tax

9.       Orientasi Kerja : Akomodasi, Konsumsi, Honor Instruktur, Transport Instruktur

Untuk keterangan dan info lebih lanjut, bisa dilihat di Website :

Ø  www.bnp2tki.go.id

Ø  g2g.bnp2tki.go.id 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak