Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Satpam dari PT. Angkasa Pura I

Senin, 17 Juli 2017 15:06:03 - Oleh : Nakertrans KP
 

Sebagai tindak lanjut dari Memorendum Of Understanding (Mo.U) antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dengan PT. Angkasa Pura I (Persero) Indonesia (AP I), segera diadakan Pendidikan dan Pelatihan Satuan Pengamanan (Diklat Satpam).

Pada tahab awal ini, pelatihan diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari warga 5 desa terdampak langsung dibangunnya New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, yakni Desa Jangkaran, Sindutan, Glagah, Palihan dan Kebonrejo. Para peserta akan dilatih oleh Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT. TRIDAYA PRIMAKARYA yang dibiayai dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Angkasa Pura I.

Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh General Manager PT Angkasa Pura I di Komplek Wisma Dharmais Serang, Sendangsari, Pengasih, yang dihadiri oleh Kapolda DIY, Kepala Disnakertrans DIY, Bupati Kulon Progo, Ka. Polres dan Komandan Kodim Kulon Progo serta para pejabat di lingkungan Pemkab. Kulon Progo dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya General Manager PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama mengatakan bahwa Pelatihan tersebut merupakan bentuk konsekuensi dan tanggungjawab PT Angkasa Pura I (AP I) terhadap nasib dan kesejahteraan warga terdampak bandara agar tetap dapat bekerja dan mendapatkan kesejahteraan akibat dibangunnya NYIA di wilayah Kecamatan Temon, Kulon Progo. Selanjutnya, pelatihan satpam adalah bentuk upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi dalam upaya menyambut pembangunan bandara NYIA yang direncanakan dapat beroperasi di tahun 2019. "Dengan peningkatan kualitas SDM nantinya masyarakat Kulon Progo khususnya warga terdampak, tidak hanya akan menjadi penonton dengan adanya pembangunan bandara NYIA di wilayah Kabupaten Kulon Progo," kata Agus Pandu Purnama.

Sedangkan Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutejo menyampaikan   Wakil Bupati Kulon Progo dalam sambutannya mengharapkan warga terdampak dapat menempati tempat tinggal baru dan bisa mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik. Pelatihan juga menjadi salah satu upaya pemkab Kulon Progo melalui Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi dalam meningkatkan kualitas SDM serta memperjuangkan nasib para pencari kerja. Dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati melalui Disnakertras Kulon Progo telah menetapkan beberapa target diantaranya, mendata pencari kerja sampai dengan "data pilah" pendidikan pencari kerja, menjalin kerjasama dengan 5 perusahaan, menindaklanjuti kerjasama dengan AP I (termasuk pendidikan dan pelatihan satpam) dan menyalurkan 150 orang pencari kerja.

Pembukaan juga ditandai dengan penyematan topi satpam oleh Wabup. Kulon Progo, GM Angkasa Pura I dan Kasat Binmas Polres Kulon Progo.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak