Profil Lokasi Trasmigrasi (Bag. I) : Bukit Aren, Kec. Pulubala, Kab.. Gorontalo, Prov. Gorontalo

Jum`at, 11 Agustus 2017 10:26:07 - Oleh : Bid. Trans
Rumah Transmigran di Lokasi Bukit Aren  

Lokasi trasmigrasi Bukit Aren, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo mempunyai topografi yang berbukit - bukit dimana lebih dari 25% merupakan daerah perbukitan dengan elevasi antara 145 - 220 mdpl serta terletak pada pada koordinat 1220 44’ 04" - 1220 45’ 36" BT dan 000 38’ 00" - 000 40’ 22" LU.

Aksesibilitas dari dan menuju lokasi transmigrasi merupakan jalan kabupaten dengan kondisi rata - rata cukup baik, sebagian besar merupakan jalan aspal dan sebagian lagi merupakan jalan batu. Jarak total lokasi dari Kota Gorontalo sekitar ± 47 km dimana 40 km merupakan jalan Trans Sulawesi dan sekitar 7 km merupakan jalan kabupaten.

Untuk memenuhi kebutuhan pokok para transmigran seperti air, baik air minum maupun air pertanian para transmigran dapat menggunakan air permukaan dari Sungai Pulubala yang mempunyai debit air 3,96 m3 / detik.

Lokasi transmigrasi merupakan areal Wilayah Pengembangan Transmigrasi (WPT) Gorontalo yang didalamnya terdapat Satuan Kawasan Pengembangan (SKP) dan di setiap SKP terdapat Satuan Pemukiman (SP). Lokasi Bukit Aren merupakan kawasan pengembangan pemukiman transmigrasi dengan daya tampung 300 KK. Lokasi Bukit Aren diarahkan untuk pengembangan kegiatan pertanian (tanaman pangan, perkebunan) dan pengembangan kawasan peternakan.

Alokasi lahan per KK di Lokasi Bukit Aren, sebagai Berikut :

  • Lahan Pekarangan (LP) : 0,1 Ha/KK
  • Lahan Usaha I (LU I) : 0,90 Ha/KK
  • Lahan Usaha II (LU II) : 0,5 Ha/KK

Potensi ekonomi Lahan Pekarangan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari - hari serta menambah penghasilan keluarga transmigran. Untuk itu lahan pekarangan dapat ditanami dengan tanaman pangan lahan kering seperti padi, palawija (jagung, kedelai) dan tembakau. Peruntukan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai berikut :

  • 100 m2 : tapak rumah dan jamban
  • 900 m2 : tanaman pangan

Sedangkan Lahan Usaha I berpotensi untuk dikembangkan komoditas pertanian berupa tanaman pangan untuk memenuhi kebutuhan pokok transmigran berupa kedelai/jagung atau bahan pangan penggantinya dan diharapkan masih surplus sehingga bias menjual hasilnya untuk menambah penghasilan keluarga.

Lain halnya  dengan Lahan Usaha II yang diarahkan untuk pengembangan tanaman tahunan berupa kelapa, akasia maupun kakao dan diharapkan hasil dari lahan usaha ini menjadi penghasilan utama keluarga transmigran untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga transmigran selama 1 tahun pertama, maka Pemerintah memberikan jaminan hidup berupa kebutuhan pokok dengan rincian sebagai berikut :

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak