PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)

PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN

PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)

DI WILAYAH KERJA BP3TKI YOGYAKARTA

Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dikatakan sudah berhasil, bukan dilihat dari selesainya bekerja keluar negeri kemudian pulang, tetapi bagaimana setelah pulang dari luar negeri kemudian bisa berwirausaha dan mempunyai tenaga kerja/karyawan, sehingga memberikan multiplier effect bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Menurut Kepala BP3TKI Yogyakarta (Suparjo, SH), disampaikan bahwa setiap tahun kurang lebih 1.000 s/d 1.500 PMI warga DIY berangkat untuk bekerja ke luar negeri pada sektor formal, dan saat ini 5000 orang asal DIY yang tercatat bekerja di luar negeri dengan jumlah remitansi sebesar 325 milyar rupiah per tahun.

Ditambahkan oleh beliau, bahwa setiap tahun kurang lebih 1.000 PMI pulang dari luar negeri, tetapi kurang lebih hanya 150 orang yang mampu dilatih oleh BNP2TKI, dan sekitar 30 % dari peserta pelatihan tersebut sudah berhasil menjadi wirausaha, sehingga peran paguyuban PMI Purna sangat dibutuhkan agar lebih mudah melakukan pembinaan dan pendampingan.

Sampai saat ini ada 9 paguyuban TKI Purna yang anggotanya berjumlah 400 PMI berwirausaha dan telah menyerap kurang lebih 1.500 tenaga kerja, dengan omzet lebih dari 3,5 milyar rupiah per bulan.

Maka dalam rangka menjaga kesinambungan dalam pendampingan para wirausahawan PMI purna diperlukan kerja sama dengan menggandeng berbagai pihak/institusi, salah satunya adalah dari Universitas Ahmad Dahlan melalui Kantor Urusan Bisnisnya.

Peran Paguyuban dalam meningkatkan usaha dan kesejahteraan masyarakat sangatlah dirasakan oleh masyarakat dan dapat menjadi contoh di masyarakat. Demikian pula peran para pendamping, motivator serta pemerhati PMI Purna sangat dibutuhkan agar selalu semakin berkembang sepulangnya para PMI Purna dari luar negeri dan berwisrausaha. Untuk itu diberikan penghargaan kepada penggiat PMI Purna dan Paguyuban PMI Purna.

  • Penerima Penghargaan untuk Penggiat PMI Purna DIY

NO

NAMA

KETERANGAN

1

Ratih Pratiwi Anwar

Dosen dan Peneliti di Pusat Studi Asia Pasific UGM

2

Latifah Iskandar

Pimpinan Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Pusat Aisyiah

3

Romi Heryanto

Pimpinan NGO Komunitas Hijau

4

Mardiono

Eks PMI Malaysia, inspirasi bagi PMI Purna

 

  • Penerima Penghargaan untuk Paguyuban PMI Purna DIY

NO

NAMA PAGUYUBAN

NAMA PENERIMA

1

Purna Perintis, Bantul

Jumiran

2

Tunas Jaya, Nglanggeran, Gunung Kidul

Mursidi

3

Maju Lestari, Kulon Progo

Gunadi

4

Manunggal Agawe Santosa, Turi, Sleman

Siti Mubarokah

5

Purna Karya, Kokap, Kulon Progo

Sutriyana

6

Koreadiningrat

Sarjiman

7

Eks Korea Kulon Progo

Iwan Yulianto

8

Jamurdiningrat

R. Sudaryanto

9

KAMI DIY

Agus Sugiharto