FORUM TRANSMIGRASI DIY DI TRANSITO BANTUL

FORUM TRANSMIGRASI DIY DI TRANSITO BANTUL

Mengawali tahun 2020 ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul menggelar pertemuan perdana koordinasi kegiatan ketransmigrasian atau Forum Transmigrasi yang meliputi Dinas Nakertrans Pemda DIY dan Disnakertrans Kabupaten/kota se DIY di Transito Bantul, Kamis (30/1).

Dalam kesempatan tersebut dibahas tindaklanjut pembagian quota masing-masing Kabupaten/kota dan beberapa permasalahan yang terjadi pada kegiatan tahun sebelumnya. Seperti diketahui tahun 2020 ini quota transmigrasi umum di Pemda DIY memperoleh 75 KK, dan telah di bagi ke seluruh Kabupaten /Kota dengan quota terbesar di Kabupaten Bantul sejumlah 20 KK, disusul Sleman, Kulon Progo dan Gunung Kidul masing-masing mendapat jatah 15 KK dan terkahir Kota Jogja 10 KK.

Kasie Transmigrasi Disnakertrans DIY Purina mengatakan setelah quota diperoleh masing-masing Kabupaten/Kota diharapkan setiap bulan memberikan laporan perkembangan perolehan calon transmigran untuk dilaporkan ke Kementerian. Tahun 2020 ini kebijakan masih sama seperti transportasi masih juga dengan pesawat terbang meski kendala minim barang yang dibawa, namun demikian dapat menghindari fisik yang lelah ketika menggunakan perjalanan laut yang harus di tempuh beberapa hari, yang dibuktikan oleh daerah luar DIY ternyata banyak catrans yang justru sampai lokasi harus dilakukan perawatan kesehatan.

“Sementara terkait dengan rencana penjajakan lokasi, ceking lokasi dan monev Disnakertrans DIY mengikuti saja yang akan dilakukan oleh Kabupaten/kota,”terang Purina.

Kasie Transmigrasi Disnakertrans Bantul Istiwasono pada tahun 2020 ini berencana untuk melakukan penjajagan 4 lokasi, Monev 4 lokasi dan cek lokasi 7 kali.

Sedangkan Kabid Transmigrasi Disnakertrans Kulon Progo Heri Widada menyampaikan minimnya anggaran sehingga terkait dengan cek lokasi hanya dapat dilakukan sekali saja, karena perjalanan dinas focus untuk pengawalan catrans di empat lokasi tujuan. Selain itu juga disampaikan langkah setelah memperoleh quota menggencarkan sosialisasi dengan berbagai media baik cetak, media massa pertemuan langsung dan memanfaatkan Posyantrans tersebar di 12 Kecamatan.

Pada akhir pertemuan semua kabupaten/kota siap untuk menyatukan langkah menyamakan persepsi dalam menyukseskan program transmigrasi dengan berusaha keras untuk memenuhi quota yang telah diberikan, demi mensejahterakan masyarakat.