UPACARA BENDERA 17 AN, AJAK WASPADAI VIRUS CORONA

UPACARA BENDERA 17 AN, AJAK WASPADAI VIRUS CORONA


Upacara bendera rutin setiap tanggal 17 pada bulan Pebruari ini berlangsung Senin (17/2) di Halaman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo, yang diikuti ASN Disnakertrans dan Dinas Sosial PPA Kabupaten Kulon Progo. Sedangkan giliran para petugas upacara dari ASN Disnakertrans yang sebagian besar para pejabat structural, seperti pengibar bendera tiga personil dari tiga Kabid yang ada. Inspektur Upacara Kepala Dinas Nakertrans Eko Wisnu Wardhana,SE.


Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadinas Nakertrans mengatakan meskipun sampai dengan saat ini belum muncul kasus orang yang terjangkit virus Corona di Kabupaten Kulon Progo ini, akan tetapi kita juga perlu melakukan tindakan preventif. Sangatlah tepat kiranya Gerakan Masyarakat Menuju Sehat (GERMAS) kita gelorakan lagi, yaitu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan kita.


“Sangatlah penting bagi kita melakukan usaha preventif untuk melindungi diri dari infeksi virus. Usaha preventif ini harus dilakukan dari berbagai lapisan usia, meski memiliki daya tahan tubuh yang baik. Usaha pencegahan virus Corona sangatlah penting, karena hingga saat ini belum ditemukan vaksinnya. Pencegahan menghadapi virus Corona harus kita lakukan setiap hari di segala lapisan usia, terutama bagi masyarakat yang memiliki resiko tinggi seperti sering melakukan mobilitas ke luar negeri,”terangnya.


Sutedjo menambahkan bahwa saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo telah melakukan koordinasi dengan seluruh instansi yang ada untuk melakukan berbagai tindakan preventif. Mengingat saat ini kita sudah memiliki bandara YIA, maka perlu juga melakukan pengawasan kepada orang-orang yang turun dari pesawat. Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo juga telah melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit, Puskesmas dan tenaga medis di lapangan untuk turut memantau jika ada warga masyarakat yang diduga terjangkit virus Corona. Kita harapkan juga kerjasama dari masyarakat untuk ikut mengawasi kondisi sekitarnya.


“Apabila ada masyarakat yang terindikasi atau dicurigai memiliki gejala-gejala yang mirip dengan virus Corona, maka wajib melaporkannya kepada institusi kesehatan terdekat seperti Puskesmas. Selain itu mari kita yang hadir pada upacara ini ikut serta berperan aktif meningkatkan kualitas hidup kita dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan kita,”pungkasnya.