JUMPA PERS KUOTA TRANSMIGRASI KULON PROGO 2020

JUMPA PERS KUOTA TRANSMIGRASI KULON PROGO 2020


Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo menggelar Jumpa Pers dengan seluruh wartawan yang biasa meliput kegiatan di kabupaten Kulon Progo tergabung dalam Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK), dengan materi informasi Kuota Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo tahun 2020.
Acara yang berlangsung Jum’at (21/2) di Rumah Makan Ingkung Sawah Pengasih ini, narasumber Kepala Disnakertrans Eko Wisnu Wardhana,SE, Kabdi Transmigrasi Heri Widada,SIP,MM dan Moch Makmur Transmigran sukses asal Kulon Progo di Bulungan Kalimantan Utara, dengan moderator Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Statistik Bambang Susilo, SSi M Eng.


Menurut Eko Wisnu Wardhana,SE Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada tahun 2020 ini memperoleh quota program Transmigrasi Umum sebanyak 15 KK (Kepala Keluarga). Jumlah ini sama seperti tahun 2019 yang lalu.


“Adapun rincian 15 KK tersebar di empat Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) meliputi 2 KK lokasi UPT Tanjung Buka SP.6B Kawasan Salimbatu Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Utara, 3 KK lokasi UPT Mahalona SKP C.SP.1 Kawasan Mahalona Kabupaten Luwu Timur Propinsi Sulawesi Selatan, 5 KK lokasi UPT Raimuna Kawasan Maligano Kabupaten Muna Propinsi Sulawesi Tenggara dan 5 KK lokasi UPT Wala/Lagading Kawasan Pituriase Kabupaten Sidrap (Sidenreng Rappang) Propinsi Sulawesi Selatan,”terangnya.


Program transmigrasi bersifat sukarela dan gratis tanpa dikenakan biaya apapun, semua sudah ditanggung pemerintah, dengan fasilitas yang diperoleh para transmigran adalah rumah tinggal permanen dan semi permanen siap huni, lahan rumah/pekarangan dan lahan usaha dengan luas keseluruhan sekitar 2 hektar, memperoleh bantuan usaha berupa uang tunai melalui transfer rekening catrans sebesar Rp.5 juta ketika sampai lokasi, perjalanan dengan pesawat terbang, bantuan jatah hidup (jadup) selama satu tahun.


Pendaftaran dibuka untuk warga ber KTP Kulon Progo, sudah menikah, usia antara 18 sd 50 tahun, belum pernah transmigrasi, mempunyai ketrampilan dan lolos seleksi. Untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengarap lahan diberikan pelatihan oleh Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Sleman, Transito Transmigrasi Dinas Nakertrans Pemda DIY dan pelatihan di BLK Kulon Progo.
Secara keseluruhan quota transmigrasi umum di DIY tahun 2020 sejumlah 75 KK dibagi untuk Kabupaten Bantul 20 KK Sleman memperoleh 15 KK, Gunung Kidul 15 KK dan Kota Jogja 10 KK.


“Disnakertrans sudah memasang spanduk di beberapa lokasi strategis, menyebar brosur seluruh dukuh di Kulon Progo, informasi lengkap silahkan dating langsung ke Bidang Transmigrasi dan petugas Pos pelayanan transmigrasi (Posyantrans) yang tersebar di 12 Kecamatan,”ujar Heri.


Moch Makmur transmigran asal pedukuhan Krinjing Kalurahan Jatisarono Kapanewon Nanggulan mengatakan dirinya bersama keluarga berangkat akhir 2015 di kawasan transmigrasi Salimbatu Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Utara. Komoditas andalannya adalah sayuran memasok kebutuhan di Tarakan Malino dan Nunukan.


“Alhamdulilah dengan transmigrasi kehidupan saya lebih baik karena memperoleh lahan luas untuk berkebun sayur mayur sebagai pemasok kebutuhan di beberap kota seperti Tarakan, Malino dan Nunukan, pembeli sudah dating di lokasi jadi tidak sulit dalam pemasaran dengan harga yang lumayan tinggi,”terang Makmur