Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas BKK di Kab. Kulon Progo Tahun 2020

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo pada hari Selasa, 11 Agustus 2020 mengadakan kegiatan rapat koordinasi bertajuk Penguatan Kapasitas Bursa Kerja Khusus (BKK) di Kabupaten Kulon Progo yang merupakan salah satu implementasi kegiatan Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja dimana mempertemukan antara BKK dengan mitra kerja yaitu perusahaan. Pada pertemuan ini hadir 28 personil BKK dari SMK/SMA/MAN di Kulon Progo, ketua Asosiasi BKK Kab. Kulon Progo, Owner Prokaos, HR PT. ISS Yogyakarta, HR PT. Mataram Tunggal Garment, HR PT. Permodalan Nasional Madani Cabang DIY-Jateng, dan HR dari PT. Anggun Kreasi Garment.

Dalam pembukaan kegiatan sebagai pengantar, Drs. Nur Wahyudi, M.M. selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo menjabarkan beberapa hal terkait dengan perkembangan kegiatan pelayanan penempatan tenaga kerja yang telah dilakukan dinas, diantaranya pelayanan penempatan tenaga kerja AKL, AKAD, dan AKAN. Tentunya untuk mengoptimalkan hal tersebut perlu penguatan kapasitas lembaga pelayanan penempatan dalam hal ini adalah BKK. Pada aplikasinya diharapkan BKK mampu menjembatani dan berperan aktif untuk mempertemukan antara alumni siswanya yang notabene adalah tenaga kerja yang baru akan masuk dalam dunia kerja dengan perusahaan/pengguna tenaga kerja secara optimal, terukur dan sesuai dengan peraturan. Diharapkan juga dalam hal pelaporan agar BKK aktif memberikan pelaporan terhadap setiap alumni yang mereka fasilitasi penempatannya secara berkala kepada Disnakertrans Kulon Progo sebagai implementasi dari Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 dan Implementasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja. Disinggung pula mengenai tanda daftar BKK, Drs. Nur Wahyudi, M.M. mengucapkan apresiasinya, dan bagi yang belum memperbarui tanda daftar sesuai regulasi yang baru agar segera memproses.

Pertemuan yang dimoderatori oleh Boiran, S.Pd., S.H., M.A. selaku Kepala Bidang PPTK, dimulai dengan sharing dan perkenalan perusahaan mitra Dinas secara panel diawali dari PT. Permodalan Nasional Madani, PT. Mataram Tunggal Garment, Prokaos, PT. Anggun Kreasi Garment dan PT. ISS Yogyakarta. Pihak perusahaan menyampaikan profil singkat perusahaan, mekanisme perekrutan, syarat dan jabatan yang dibutuhkan bagi kandidat, dan prosedur penempatan tenaga kerja yang ada di perusahaan.

BKK merespon positif dari penyampaian masing-masing perusahaan dibuktikan dari antusias peserta bertanya diantaranya mengenai potensi kerja anak didiknya/alumninya di perusahaan tersebut, peluang kerja di wirausaha seperti yang dilakukan oleh Tedy, owner Prokaos, termasuk bagaimana marketing online itu berperan dalam suatu pengembangan usaha.

Sebagai penutup disampaikan beberapa hal diantaranya adalah, evaluasi program kerja yang mungkin bisa dilakukan oleh BKK agar benar-benar mampu mempersiapkan alumninya yang siap kerja, siap secara mental maupun secara skill, karena dua hal inilah yang menjadi salah satu tolok ukur dalam rekrutmen tenaga kerja baik diindustri maupun wirausaha, melihat persaingan yang ke depannya akan jauh terbuka. Selain itu juga lebih meningkatkan koordinasi antara BKK dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kulon Progo selaku pengampu ketenagakerjaan di tingkat Kabupaten.