KIE TRANSMIGRASI DI BANJARSARI, SEBARKAN INFORMASI TRANSMIGRASI DI TAHUN 2021

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulon Progo menggelar Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Transmigrasi dengan warga masyarakat Kalurahan Banjarsari Kapanewon Samigaluh, Rabu (18/3) di Aula Balai Kalurahan setempat. Acara dihadiri Kasi Penyuluhan Totok Hermawan,SE , Kasi Penempatan Dedy Sulus S.E. bersama rombongan dengan peserta dari warga masyarakat dan pamong kalurahan termasuk Lurah Wagiran

Dalam acara tersebut Kasie Penyuluhan Totok Hermawan, S.E. menjelaskan kepada warga dan pamong kalurahan mengenai transmigrasi, alokasi yang didapat Kabupaten Kulon Progo, syarat pendaftaran dan hak bagi transmigrans dan program lainnya seperti pelatihan pelatihan yang ada di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo.

“Transmigrasi ini adalah program dari pemerintah untuk mensejahterakan warga. Sifatnya suka rela bapak ibu sekalian, tidak ada paksaan apapun. Gratis tidak ada pungutan biaya sama sekali” ungkapnya

Totok menerangkan lebih lanjut bahwa Kulon Progo tahun 2021 kebagian jatah 15 KK tersebar di 3 lokasi masing-masing di Kapuas Kalimantan Tengah 5 KK, Mahalona Luwu Timur Sulawesi Selatan 5 KK dan Raimuna Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara 5 KK. Seperti pada KIE sebelum-sebelumnya, dijealskan bahwa transmigran yang berangkat mendapat fasilitas gratis rumah, lahan usaha, pemberangkatan dengan pesawat dan bantuan modal usaha dari pemerintah. Diharapkan bagi warga yang berminat bertransmirgasi untuk segera mendaftar karena kuota terbatas.

Pada kesempatan tersebut Kasi Penempatan dan perlindungan R Dedy Santoso Sulus, S.E. juga menerangkan bahwa transmigran tidak asal dikirim ke daerah penempatan begitu saja, karena sebelumnya sudah diadakan koordinasi dengan wilayah penempatan dan  disusun Kerjasama Antar Daerah sebagai bentuk perlindungan terhadap transmigrans.

“Sebelum penempatan transmigran, jauh jauh hari kami sudah mempersiapkan dokumen KSAD bekerjasama dengan daerah penempatan sehingga ketika nanti transmigrans sudah ditempatkan, ada dokumen perjanjian yang melindungi hak-hak mereka”, terang R Dedy Santoso Sulus, S.E. ketika menyampaikan ketugasannya pada KIE tersebut.